Tampilkan postingan dengan label Arab Saudi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arab Saudi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Agustus 2013

KTT (Kebohongan Tingkat Tinggi)

Prof. Dr. Ahmad Raisuni, seorang ulama Maroko 
Berbohong, walaupun kecil, sudah termasuk dosa besar. Bahkan berbohong termasuk dosa yang paling dekat dengan kekafiran. Allah swt. berfirman :
“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.” [An-Nahl; 105].
Semakin besar isi dan akibatnya maka semakin besar dosanya. Rasulullah saw. Bersabda, 
“Ada tiga orang yang tidak disucikan, tidak dilihat oleh Allah swt. dan mendapatkan siksaan yang pedih di hari kiamat: orang tua yang berzina, raja yang berbohong, dan penanggung yang sombong.”

Sabtu, 17 Agustus 2013

Keluarga Beberapa Menteri Kabinet Bablawi Mulai Melarikan Diri

Mesir. Keluarga beberapa menteri kabinet Bablawi mulai melarikan diri ke luar negeri. Hal itu setelah beberapa menteri dijadikan sebagai tahanan rumah karena mengajukan pengunduran diri mereka setelah terjadinya pembantaian Rab’ah dan Nahdhah.

Hal ini disebutkan oleh akun facebook resmi pendukung Presiden Mursi mengambilnya dari sumber yang bisa dipercaya di airport Kairo.

Keluarga-keluarga tersebut meninggalkan Mesir menuju beberapa negara Eropa dan Arab, hari Jumat kemarin. Kepergian mereka ini terjadi beberapa jam setelah tersiar kabar bahwa banyak menteri yang menjadi tahanan rumah akibat rencana mengundurkan diri. (msa/sbb/dkw)

Redaktur: Saiful Bahri

Sumber:

http://www.dakwatuna.com/2013/08/17/38098/keluarga-beberapa-menteri-kabinet-bablawi-mulai-melarikan-diri/#axzz2cH5PAHce

http://www.dakwatuna.com/2013/08/17/38098/keluarga-beberapa-menteri-kabinet-bablawi-mulai-melarikan-diri/#ixzz2cH5cxs2E

Selasa, 06 Agustus 2013

Rakyat Mesir Ramai-ramai Tarik Tabungannya dari Bank, Jenderal As-Sisi Mulai Frustasi

Nampaknya perjalanan para aktor kudeta Mesir yang digawangi oleh Jenderal Al Sisi, tidak lama lagi akan berakhir. Bantuan finansial yang berjumlah milyaran dollar untuk memuluskan program kudeta yang dikucurkan oleh Saudi Arabia, Emirates dan Kuwait semakin tidak berarti lagi.
Apalagi setelah Hamdeen Sabahy calon presiden dari kelompok sekularis liberal Mesir, semakin anti pati kepada Jenderal Al Sisi, setelah mengetahui jenderal tersebut akan ikut mencalonkan diri juga dalam Pilpres Mesir mendatang. Hal ini sedikit banyak telah mulai menggoyahkan aliansi pelaku kudeta, yang dari awal sudah terlihat jelas, jika masing-masing mereka hanya membawa kepentingan kelompok dan golongannya saja.

Jumat, 19 Juli 2013

Arturo Cerulli Wali Kota Pertama Muslim di Italia, Jalani Ibadah Puasa Ramadhan

Wali Kota Monte Argentario, Italia, Arturo Cerulli terlihat ramah. Perawakannya cukup tinggi dan tegap, hanya perutnya mulai membuncit. Dengan memakai kemeja lengan pendek, ia terus menebarkan senyum. Apalagi, ketika ditanya, Cerulli dengan mudahnya menggerakkan kedua tangannya. Hal itu menandakan insinyur nuklir ini sebagai pribadi atraktif. 
Pria kelahiran 54 tahun ini datang ke Indonesia untuk menghadiri peluncuran buku Scappa per Amore: Mozaik Perjalanan Cinta di Benua Biru karya Dini Fitria di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (19/7) malam WIB. Cerulli sekaligus memiliki agenda mengunjungi kerabatnya di Indonesia karena istrinya, Sri Semiarti Sastropawiro merupakan warga pribumi.

Rabu, 09 Mei 2012

Pengantar Musim Semi Revolusi Dunia Arab


Angin reformasi 98 berhembus dari Indonesia, negeri berpenduduk muslim terbesar di seluruh dunia ke kawasan Timur Tengah. Di Mulai dari Tunisia, Mesir, Maroko, Libya, Yaman, Suriah juga Saudi.
Tunisia hanya membutuhkan satu pekan untuk menggulingkan rezim Ben Ali dan dalam rentang waktu delapan bulan berikutnya mampu menyelenggarakan pemilu secara demokraris dan aman. Keluar sebagai pemenangnya adalah Hizbul Harakah An-Nahdhah, partai yang berafilisasi ke Jamaah Ikhwanul Muslimin.
Mesir mengikuti jejak berikutnya. Dalam rentang waktu delapan belas hari rezim Mubarak dilengserkan dalam peristiwa fenomenal 'Revolusi 25 Januari'. Dan hasil final pemilu legislatif dimenangkan oleh Hizbul Hurriyah wal Adalah, partai yang didirikan oleh Jamaah Ikhwanul muslimin.

Popular Posts