Tampilkan postingan dengan label Amerika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amerika. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 September 2013

Penembakan Massal di Markas Militer AS, 13 Tewas


WASHINGTON _ Aksi penembakan massal terjadi di Kota Washington, Amerika Serikat (AS). Aksi kali ini cukup mengejutkan karena yang menjadi sasaran adalah markas Angkatan Laut AS, The Navy Yard.
Setidaknya 13 orang tewas dalam peristiwa ini. Korban jiwa termasuk si pelaku bernama Aaron Alexis. Pelaku merupakan seorang mantan tentara yang bekerja sebagai kontraktor militer AS. Belum diketahui apa motif dari penembakan yang dilakukan Alexis.
Pihak keamanan menyebutkan, Alexis memasuki wilayah The Navy Yard dengan kartu identitas palsu. Dia melakukan penembakan menggunakan senapan serbu bertipe AR-15.
"Dia tiba-tiba masuk dan mulai menembak," ujar petugas militer AS, Todd Brundidge, seperti dikutip News.com.au, Selasa (17/9/2013).
Pemerintah AS merespons keras aksi penembakan ini. Presiden Barack Obama menyebut Alexis sebagai seorang pengecut.

Rabu, 28 Agustus 2013

KTT (Kebohongan Tingkat Tinggi)

Prof. Dr. Ahmad Raisuni, seorang ulama Maroko 
Berbohong, walaupun kecil, sudah termasuk dosa besar. Bahkan berbohong termasuk dosa yang paling dekat dengan kekafiran. Allah swt. berfirman :
“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.” [An-Nahl; 105].
Semakin besar isi dan akibatnya maka semakin besar dosanya. Rasulullah saw. Bersabda, 
“Ada tiga orang yang tidak disucikan, tidak dilihat oleh Allah swt. dan mendapatkan siksaan yang pedih di hari kiamat: orang tua yang berzina, raja yang berbohong, dan penanggung yang sombong.”

Senin, 05 Agustus 2013

As-Sisi Gigit Jari

Mulai esok hari, masyarakat dilarang menukarkan uang Pound Mesir ke mata uang asing (dollar). Media online memberitakan, rakyat Mesir berduyun-duyun menarik tabungan mereka, setelah bank Central meminjamkan uang dengan jumlah fantastis kepada pemerintahan kudeta. Kerugian 1 bulan setelah kudeta ditaksir lebih dari 150 Milyar Pound Mesir. Bahkan Menkeu Mesir mengatakan, utang pemerintah mencapai 94 % dari cadangan devisa Mesir.
Junta militer As-Sisi benar-benar gigit jari. Perhitungannya salah besar. Diprediksi banyak pihak, kudeta di Mesir gagal total.
Junta militer terlalu percaya diri. Terutama dukungan dana berlimpah dari UAE, Kuwait dan KSA. Namun limpahan dana ini tak berarti apa-apa, saat masyarakat melakukan aksi pembangkangan sipil secara ekonomi.

Sabtu, 20 Juli 2013

Penolakan Mengakui Kudeta di Mesir dan Dampaknya Bagi Kebijakan Luar Negeri AS

Sikap tidak mau menerima kenyataan biasanya berakhir buruk, dan kegagalan mengakui telah terjadi kudeta militer di Mesir bisa berdampak buruk bagi Mesir dan para pembuat kebijakan Barat.
Amerika Serikat diminta tegas mengakui bahwa pencopotan Morsi dan pengangkatan militer sebagai pemimpin Mesir jelas adalah kudeta. Situasi di Mesir saat ini bila tidak dikelola dengan baik, oleh militer dan pemerintah sementara, bisa membuat negara tersebut mengalami kemunduran selama setidaknya satu generasi, yang pada tataran praktis menambah panjang usia rezim otoriter di Mesir modern menjadi 60 tahun. Pada saat yang sama, ini akan memicu sentimen anti-Barat yang pada akhirnya dapat berubah menjadi ancaman keamanan yang besar.

Rabu, 10 Juli 2013

Amerika Serikat Biayai Penggulingan Mursi


KAIRO -- Presiden Mesir yang terpilih lewat pemilihan demokrasi, Muhammad Mursi dengan mudah digulingkan dari kursi presiden lewat kudeta militer pekan lalu. Amerika Serikat (AS) dituduh berada di balik penggulingan itu setelah puluhan dokumen mengungkap aliran uang dari negara itu kepada kelompok di Mesir untuk menekan agar presiden digulingkan.Dalam laporan Al-Jazeera, Rabu (10/7), peninjauan pada puluhan dokumen pemerintah federal AS menunjukkan Washington diam-diam mendanai tokoh oposisi senior Mesir yang menyerukan penggulingan Muhammad Mursi.Dokumen yang diperoleh dari Dokumen Pelaporan Investigasi UC Berkeley menunjukkan dana disalurkan melalui program Departemen Luar Negeri untuk mempromosikan demokrasi di kawasan Timur Tengah.

Selasa, 25 Juni 2013

Penyanyi Rap Top Dunia ini Memeluk Islam


REPUBLIKA.CO.ID, Penyanyi rap papan atas dunia, Akon mengaku menjalani kehidupannya sebagai seorang muslim. Sekalipun mengaku masih belum sempurna sebagai seorang pemeluk Islam, penyanyi bernama lengkap Aliaune Damala Badara Akon Thiam ini berujar bahwa dirinya terus mencoba mengikuti garis hidup seorang Muslimin.
Dalam sebuah wawancara di acara televisi The Ellen Degeneres Show, Akon berujar; "Saya tidak minum atau pun merokok. Karena saya mencoba untuk menjadi seorang muslim yang sesungguhnya," ujar dia dalam acara talk show populer di Amerika, beberapa waktu silam. 

Kamis, 23 Mei 2013

Upaya Amerika Merusak Kesehatan Manusia

"DEADLY MIST" 
Itulah judul buku karangan Jerry D. Gray; seorang muallaf kelahiran Wiesbaden, Jerman. Ketika usia 3 tahun, keluarganya migrasi ke AS. Jerry menyelesaikan seluruh pendidikan dasarnya di Iowa, sebelum bergabung dengan Angkatan Udara AS tahun 1978.
Ini adalah buku keempatnya yang diterbitkan Sinergi Publishing, setelah The Real Truth: Fakta Sebenarnya Tragedi 11 September, American Shadow Government: Pemerintah Bayangan Amerika, dan Demokrasi Barbar ala Amerika.
Kejahatan Pemerintah AS sudah bukan rahasia. Muslim di Iraq, Afganistan, dan Palestina dibantai. Kini, bahkan warga negaranya sendiri pun menjadi korban, sebagai bahan percobaan biologi dan kimia. Semua untuk satu alasan: Keamanan Nasional.

Popular Posts