Tampilkan postingan dengan label Islamedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islamedia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Juli 2013

Terungkap, 27 Tentara Mesir Ditembak Kesatuannya Karena Tolak Tembaki Pro-Mursi


Dalam sebuah pembicaraan telepon dengan stasiun CNN, ayah seorang perwira militer mengatakan bahwa anaknya termasuk korban yang meninggal dunia. Menurut keterangan pihak militer, anaknya termasuk korban tindakan kekerasan demonstran pendukung Mursi.
Ayah tadi menyebutkan bahwa dirinya telah mengirim pesan singkat, SMS kepada anaknya di tengah malam agar tidak terlibat membunuhi para demonstran damai, dan dia mengiyakan. “Insya Allah, aku tidak akan membunuh seorang pun,” demikian dia menirukan.
Kebenaran terungkap ketika salah seorang rekan anaknya menginformasikan bahwa anaknya dieksekusi mati bersama 27 tentara lainnya karena tidak mentaati instruksi menyerang para demonstran. Demikian diberitakan Dakwatuna.

http://www.islamedia.web.id/2013/07/terungkap-27-tentara-mesir-ditembak.html

Mantan Petinggi Tamarrud berbalik arah Tolak Kudeta dan Bongkar Permainan 'Krisis Bensin


Beberapa hari belakangan keretakan di tubuh oposisi pro kudeta terlihat begitu mencolok. Koalisi oposisi gerakan Tamarrud, Front Penyelamat Nasional (NSF) dan beberapa faksi yang tadinya merestui penggulingan Mursi mulai bertikai pasca pengambilan kebijakan dan 'bagi-bagi kekuasaan' yang ternyata hanya menguntungkan militer dan kroni-kroni Mubarak. 
Hal ini menyebabkan satu persatu pendukung kudeta mulai menarik diri. Ada yang masih mencoba negosiasi dan sebagiannya menyatakan bergabung dengan massa Rabea el Adawea, mendukung kembalinya Mursi karena merasa telah dicurangi. Revolusi telah dicuri. 
Hari ini salah seorang mantan petinggi Tamarrud muncul di podium utama Rabea el Adawea dan memberikan orasi di depan jutaan massa menolak kudeta militer. Dia yang tadinya mendukung kudeta balik mendukung legitimasi rakyat. 

Sabtu, 02 Maret 2013

Kepemimpinan Para Pembelajar

Islamedia - Umar Bin Khattab termenung lama. Lama sekali. Apakah ini kebaikan atau musibah? Begitu ia bertanya pada dirinya sendiri tentang fenomena kemenangan–kemenangan besar yang ia peroleh. Tiba-tiba ia tersadar bahwa eranya terlalu jauh berbeda dengan era kedua pendahulunya: Rasulullah SAW dan Abu Bakar As-Siddiq.
Di era Umar teritori Khilafah menjadi lebih dari 18 negara kalau dikonversi dengan era sekarang. Populasi umat Islam juga bertambah begitu pesat.

Popular Posts