Tampilkan postingan dengan label Tayyip Erdogan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tayyip Erdogan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Agustus 2016

Ali Adnan Menderes, PM Turki Pertama Yang Pro Islam dan Berakhir Ditiang Gantungan Setelah Kudeta Militer


Perdana Menteri pertama Turki yang terpilih secara demokratis adalah Ali Adnan Menderes. Ali Adnan Menderes terpilih secara demokratis pada tahun 1950. Dengan Partai Demokrasi yang dia dirikan, dia berhasil mengalahkan partai penguasa yaitu Partai Ataturk.
Program Partai Demokrasi yang beliau kampanye waktu itu adalah program yang sekilas sangat sederhana. Bahkan semua analisis barat dan AS menganggap program-program tersebut akan gagal total.

Program yang Ali Adnan Menderes kampanyekan menjelang pemilu waktu itu adalah:
1. Mengembalikan adzan ke dalam bahasa Arab. Karena Kamal Ataturk telah merubahnya ke bahasa Turki.
2. Rakyat Turki dibolehkan pergi haji.
3. Pembelajaran agama di sekolah dan membangun kembali madrasah.
4. Menghapuskan intervensi negara dalam pakaian wanita. Wanita muslimah dibolehkan memakai hijab.

Begitu pemilu berlangsung, hasilnya betul-betul diluar dugaan para pengamat. Partai Demokrasi menang telak dengan raihan 318 kursi, dan partai Ataturk kalah telak dengan hanya 32 kursi. Maka terpilihlah Ali Adnan Menderes sebagai PM pertama, dan ketua umum Partai Demokrasi Jalal Bayaar sebagai Presiden Turki.

Sabtu, 16 Juli 2016

Faktor-Faktor di Balik Kegagalan Kudeta Terhadap Erdogan



Dini hari ini dunia internasional dikejutkan dengan berita upaya kudeta terhadap Erdogan oleh sekelompok faksi dalam militer Turki. 
Sekelompok faksi dalam militer Turki ini muncul di Televisi dan mengklaim telah mengambil alih negara dan pemerintahan serta mengklaim ingin mengembalikan konstitusi, hak asasi manusia, kebebasan, hukum dan keamanan nasional. 
Reaksi internasional terhadap insiden ini adalah dukungan penuh para pemimpin internasional terhadap pemerintah yang dipilih secara demokratis. Tidak kurang Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyuarakan hal ini. 
Begitu pula Mantan Presiden Turki Abdullah Gul menyerukan pengkudeta untuk kembali ke barak militernya dan Mantan Perdana Menteri Ahmet Dovutoglu yang baru-baru ini turun dengan lantang menyatakan bahwa “Turki adalah Demokrasi!”
Beberapa jam setelah pengumuman kudeta, Erdogan menyerukan rakyat turun ke jalan dan menolak kudeta. Ia pun kembali ke bandara Istanbul sementara menyatakan bahwa ia tidak akan pergi melainkan bertahan serta akan menghukum faksi pengkudeta tersebut. 

Minggu, 17 Mei 2015

Lautan Massa Penuhi Istanbul Protes Hukuman Mati Mursi



Lautan massa memenuhi kota Istanbul Turki mengutuk hukuman mati yang dijatuhkan pengadilan rezim kudeta As-Sisi pada presiden sah Mesir Muhammad Mursi.
Pada aksi protes itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam vonis mati terhadap Muhammad Mursi, presiden Mesir yang sah terpilih secara demokratis. Erdogan menilai vonis dari pengadilan Mesir itu seperti keputusan zaman Mesir kuno.

Minggu, 01 Februari 2015

Gebrakan Raja Salman Lakukan Pembersihan Loyalis Raja Abdullah dan Mendekat IM




Oleh Hasmi Bakhtiar*

Raja Salman bin Abdul Aziz sebagai nakhoda baru kerajaan Saudi Arabia terus melanjutkan 'kudeta' di tubuh kerajaan lumbung minyak tersebut. Sebelumnya, pasca dibai'at menjadi raja menggantikan saudara tirinya Abdullah bin Abdul Aziz, raja Salman langsung bergerak cepat dengan memilih Muhammad bin Nayef sebagai wakil putra mahkota dan memecat Khalid Al-Tuwaijri yang menjabat kepala dewan kerajaan.

Selasa, 18 November 2014

Laksamana Muslim Cheng Ho Temukan Benua Amerika Sebelum Columbus


Amerika Serikat. Mantan komandan Angkatan Laut Inggris dan pakar kelautan, Kevin Manzis, menyebutkan hasil risetnya bahwa kuat kemungkinan yang pertama kali menemukan benua Amerika adalah Laksamana Cheng Ho, bukan Christopher Columbus.
Manzis dalam bukunya yang berjudul ‘1412’ menguatkan kesimpulannya dengan menyebutkan bahwa peta kuno yang ditulis awak kapal Cheng Ho dibuat tahun 1423. Manzis juga menyebutkan adanya kemiripan DNA antara penduduk asli Selatan dengan penduduk China.
“Laksamana Muslim Cheng Ho dan rombongannya yang telah menemukan benua Amerika sebelum Columbus dalam perjalanan lautnya ke Barat antara tahun 1421 dan 1423,” ungkap Manzis.
Sebagaimana dikutip Islam Memo (18/11/2014), pendapat bahwa petualang muslim yang menemukan benua Amerika 314 tahun sebelum Columbus kembali mengemuka setelah Presiden Turki, Recep Tayep Erdogan, menyampaikan hal itu dalam sebuah sambutannya baru-baru ini.

Rabu, 20 Agustus 2014

Ini Dia Perdana Menteri Turki yang Baru Pengganti Erdogan


ANKARA -- Presiden Turki, Abdullah Gul, akan segera mengakhiri jabatannya. Gul akan digantikan Recep Tayyip Erdogan yang memenangkan Pilpres 10 Agustus kemarin.
Lalu siapa yang akan menggantikan Erdogan sebagai Perdana Menteri Turki ? Abdullah Gul yang merupakan sejawat Erdogan di AKP pun berpendapat, kemungkinan Ahmet Davutoglu akan menjabat sebagai perdana menteri.
Davutoglu sendiri kini masih menjabat sebagai menteri luar negeri. "Sejauh ini tampaknya akan mengambil alih posisi perdana menteri. Seperti yang Anda tahu, saya adalah orang yang membawanya masuk dunia politik dan pemerintaham," kata Gul kepada para pemimpin redaksi koran Turki di Ankara, dikutip dari Hurriyet, Rabu, (20/8). Demikian diberitakan ROL.
Pernyataan Gul tersebut dikemukakan dua hari sebelum partai penguasa AKP melakukan pertemuan untuk memutuskan, siapa yang bakal menggantikan Recep Tayyip Erdogan, sebagai ketua partai sekaligus perdana menteri Turki. Davutoglu pertama kali diangkat sebagai penasihat bidang kebijakan luar negeri oleh Gul, saat masih menjadi perdana menteri di awal 2003.

Popular Posts