Tampilkan postingan dengan label Al Jazeera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al Jazeera. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 September 2013

Al Jazeera Adukan Pemerintah Kudeta Mesir ke Mahkamah Internasional


Doha. Perusahaan media Al Jazeera akan mengambil langkah hukum terhadap pemerintah kudeta Mesir. Al Jazeera menuding pemerintah kudeta Mesir melakukan “kampanye pelecehan dan intimidasi secara berkelanjutan” terhadap jurnalis-jurnalis mereka di negeri Piramid itu.
Perusahaan yang berbasis di Qatar itu mengatakan, sejak kudeta terhadap Presiden Muhamad Mursi, sejumlah jurnalis nya telah ditangkap dan ditahan. Beberapa di antaranya tanpa tuduhan yang jelas atau berlatar belakang politik.
Kantor Al Jazeera di Mesir itu juga diserbu dan ditutup secara paksa. Peralatan-peralatan penyiaran disita, bahkan sinyal mereka pun di blokir oleh militer Mesir.
Dalam pernyataan resminya, Kamis (12/9), Al Jazeera mengaku telah memerintahkan kantor pengacara asal London, Carter-Ruck untuk membawa kasus ini ke Mahkamah Internasional dan PBB. “Al Jazeera tidak bisa membiarkan situasi ini terus berlanjut. 

Kamis, 15 Agustus 2013

Syaikh Qardhawi serukan umat Islam sedunia serentak Jumat turun ke jalan



Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional, Syeikh DR Yusuf Al-Qardhawi, menyampaikan pernyataan resminya terkait pembantaian Umat Islam di Mesir oleh junta militer pro Israel. 
Berikut ringkasan pernyataan Syeikh DR Yusuf Al-Qardhawi yang disiarkan langsung TV Al Jazeera, Rabu (14/8/2013).
1. Menjadikan hari Jum'at (16/8/2013) sebagai Hari Kemurkaan Umat Islam Dunia kepada militer Mesir pimpinan As-Sisi.

Rabu, 10 Juli 2013

Amerika Serikat Biayai Penggulingan Mursi


KAIRO -- Presiden Mesir yang terpilih lewat pemilihan demokrasi, Muhammad Mursi dengan mudah digulingkan dari kursi presiden lewat kudeta militer pekan lalu. Amerika Serikat (AS) dituduh berada di balik penggulingan itu setelah puluhan dokumen mengungkap aliran uang dari negara itu kepada kelompok di Mesir untuk menekan agar presiden digulingkan.Dalam laporan Al-Jazeera, Rabu (10/7), peninjauan pada puluhan dokumen pemerintah federal AS menunjukkan Washington diam-diam mendanai tokoh oposisi senior Mesir yang menyerukan penggulingan Muhammad Mursi.Dokumen yang diperoleh dari Dokumen Pelaporan Investigasi UC Berkeley menunjukkan dana disalurkan melalui program Departemen Luar Negeri untuk mempromosikan demokrasi di kawasan Timur Tengah.

Minggu, 30 Juni 2013

Ketegangan Massa Pro dan Anti Pemerintah Mesir


Kairo.  Mesir dalam ketegangan saat ribuan massa demonstran pro dan anti-pemerintah, Ahad (30/6) berkumpul di ibukota, Kairo, pada ulang tahun pertama pelantikan presiden pertama negara itu yang terpilih secara demokratis.
Ribuan orang yang menentang Presiden Muhammad Mursi telah berkumpul di Kairo Tahrir Square memintanya untuk mengundurkan diri, sementara para pendukung presiden telah bersumpah untuk mempertahankan legitimasinya sampai akhir, yang menyebabkan timbul kekhawatiran akan terjadinya konfrontasi.
Dalam laporan Aljazeera Jumat lalu (28/6), ribuan pendukung Mursi mengadakan reli sendiri di luar sebuah masjid di Kairo. Satu upaya untuk mendahului demonstrasi hari Ahad.

Minggu, 31 Maret 2013

Subhanallah, Remaja Inggris Berbondong-bondong Masuk Islam

LONDON : Menurut studi terbaru, di Inggris, selama 6 tahun terakhir, jumlah umat Islam telah berkembang sebesar 37% dan jumlah masjid sudah mencapai hampir 1.500, termasuk banyaknya mushola.
Berdasarkan data British Institute of Gatston, rata-rata, ratusan warga Inggris masuk Islam setiap bulannya, Al-Jazeera melaporkan.



Jumlah mualaf sangat terlihat di dalam penjara, dan yang membuat surprise remaja berbondong-bondong masuk Islam. Jumlah remaja yang masuk Islam di sekolah, sangat signifikan peningkatannya, seperti dilansir KC pada Sabtu (30/3/2013).
Koresponden Al-Jazeera mengunjungi beberapa masjid dan pusat Islam di London dan menemukan bahwa di antara sejumlah mualaf terdapat begitu banyak remaja, termasuk mereka yang berasal dari Brazil, Luksemburg, dan Swedia.

Popular Posts