Tampilkan postingan dengan label Tamarod. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tamarod. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Juli 2013

Mantan Petinggi Tamarrud berbalik arah Tolak Kudeta dan Bongkar Permainan 'Krisis Bensin


Beberapa hari belakangan keretakan di tubuh oposisi pro kudeta terlihat begitu mencolok. Koalisi oposisi gerakan Tamarrud, Front Penyelamat Nasional (NSF) dan beberapa faksi yang tadinya merestui penggulingan Mursi mulai bertikai pasca pengambilan kebijakan dan 'bagi-bagi kekuasaan' yang ternyata hanya menguntungkan militer dan kroni-kroni Mubarak. 
Hal ini menyebabkan satu persatu pendukung kudeta mulai menarik diri. Ada yang masih mencoba negosiasi dan sebagiannya menyatakan bergabung dengan massa Rabea el Adawea, mendukung kembalinya Mursi karena merasa telah dicurangi. Revolusi telah dicuri. 
Hari ini salah seorang mantan petinggi Tamarrud muncul di podium utama Rabea el Adawea dan memberikan orasi di depan jutaan massa menolak kudeta militer. Dia yang tadinya mendukung kudeta balik mendukung legitimasi rakyat. 

Jumat, 05 Juli 2013

Mengupas Kronologi Kudeta Militer atas Presiden Mesir


Kudeta atas Dr. Muhammad Mursi, presiden sipil Mesir pertama yang terpilih secara sah lewat jalur demokrasi, menjadi topik ter hangat di berbagai media hari ini. Sebuah kenyataan dan kejutan besar bagi perpolitikan Mesir karena perubahan yang begitu cepat. Kudeta tersebut terjadi hanya dalam tempo 48 jam sejak pesan ultimatum Dewan Militer untuk menyelesaikan huru-hara politik yang terjadi di jalanan Mesir.
Tak ada yang mengira akhirnya Dewan Militer yang sebelumnya dilantik oleh Mursi menjadi bumerang yang mendepaknya dari kursi kepresidenan. Bahkan sebelumnya tidak tercium bau ‘konflik’ antara kepresidenan dan militer. Beberapa saat setelah pernyataan dewan militer (1/7), Menteri Pertahanan Jendral Al Sisi, Presiden Mursi dan PM Hisham Kandil masih sempat bertemu dan diskusi. 
Ada apa antara Mursi dan Al Sisi serta hubungannya dengan kudeta bernuansa ‘pengkhianatan’ ini ?

Minggu, 30 Juni 2013

Ketegangan Massa Pro dan Anti Pemerintah Mesir


Kairo.  Mesir dalam ketegangan saat ribuan massa demonstran pro dan anti-pemerintah, Ahad (30/6) berkumpul di ibukota, Kairo, pada ulang tahun pertama pelantikan presiden pertama negara itu yang terpilih secara demokratis.
Ribuan orang yang menentang Presiden Muhammad Mursi telah berkumpul di Kairo Tahrir Square memintanya untuk mengundurkan diri, sementara para pendukung presiden telah bersumpah untuk mempertahankan legitimasinya sampai akhir, yang menyebabkan timbul kekhawatiran akan terjadinya konfrontasi.
Dalam laporan Aljazeera Jumat lalu (28/6), ribuan pendukung Mursi mengadakan reli sendiri di luar sebuah masjid di Kairo. Satu upaya untuk mendahului demonstrasi hari Ahad.

Popular Posts