Nampaknya perjalanan para aktor kudeta Mesir yang digawangi oleh Jenderal Al Sisi, tidak lama lagi akan berakhir. Bantuan finansial yang berjumlah milyaran dollar untuk memuluskan program kudeta yang dikucurkan oleh Saudi Arabia, Emirates dan Kuwait semakin tidak berarti lagi.
Apalagi setelah Hamdeen Sabahy calon presiden dari kelompok sekularis liberal Mesir, semakin anti pati kepada Jenderal Al Sisi, setelah mengetahui jenderal tersebut akan ikut mencalonkan diri juga dalam Pilpres Mesir mendatang. Hal ini sedikit banyak telah mulai menggoyahkan aliansi pelaku kudeta, yang dari awal sudah terlihat jelas, jika masing-masing mereka hanya membawa kepentingan kelompok dan golongannya saja.

.jpg)