Minggu, 01 Februari 2015

Gebrakan Raja Salman Lakukan Pembersihan Loyalis Raja Abdullah dan Mendekat IM




Oleh Hasmi Bakhtiar*

Raja Salman bin Abdul Aziz sebagai nakhoda baru kerajaan Saudi Arabia terus melanjutkan 'kudeta' di tubuh kerajaan lumbung minyak tersebut. Sebelumnya, pasca dibai'at menjadi raja menggantikan saudara tirinya Abdullah bin Abdul Aziz, raja Salman langsung bergerak cepat dengan memilih Muhammad bin Nayef sebagai wakil putra mahkota dan memecat Khalid Al-Tuwaijri yang menjabat kepala dewan kerajaan.

Sabtu, 03 Januari 2015

Awan Kumulonimbus dan Kebenaran Alquran




Kehebatan awan kumulonimbus sudah dijelaskan dalam Alquran.
Awan kumulonimbus sempat menjadi perbincangan pasca hilangnya pesawat AirAsia QZ8501, Minggu 28 Desember 2014. Pesawat yang mengakut 155 penumpang dari Surabaya menuju Singapura itu diduga jatuh karena terjebak awan kumulonimbus.
Ternyata kehebatan awan kumulonimbus sudah dijelaskan dalam Alquran. Kepala Balitbang Kemenag Makassar, Hamzah Harun Al Rasyid MA, menyebarkan isyarat Alquran tentang kumulonimbus melalui akun Facebook-nya, Kamis 1 Januari 2015.

Selasa, 30 Desember 2014

Jackie Chan Minta Pengacara Tampar Anaknya



Aktor laga Jackie Chan sangat terpukul dengan penangkapan putranya, Jaycee Chan yang terjerat kasus narkoba. Jaycee ditangkap pada September lalu di rumahnya di Beijing, Tiongkok. 

Jackie sangat kecewa dan terkejut. Bahkan, ia pernah meminta pengacaranya untuk menampar wajah putranya dua kali. 
Meski demikian, Jackie tak ingin menggunakan nama besarnya untuk menolong atau meminta keringanan hukuman untuk putranya. Ia ingin anaknya itu belajar dari kesalahan. Dan merenungi apa yang telah dilakukannya selama dipenjara. 
"Karena ia anak Jackie Chan, dan ia melanggar hukum, jika Jaycee hanya dipenjara seminggu, bagaimana orang akan melihat Jackie dan Jaycee Chan? Kami selebriti, kita tetap harus mengikuti hukum yang berlaku," ujarnya seperti dikutip dari Lollipop. 
Peristiwa ini juga membuat Jackie prihatin dengan kondisi sang istri, Joan Lin. Sejak anaknya ditangkap polisi Beijing, Joan Lin memilih berdiam diri di rumah.

Sabtu, 13 Desember 2014

Abbas Alizada, Bruce Lee Afghanistan Yang Gemparkan Dunia




Kabul - Dari reruntuhan sebuah istana di Kabul, ibu kota Afghanistan, seorang pemuda dengan wajah dan postur tubuh mirip Bruce Lee memperagakan tendangan kungfu. 
Beberapa hari kemudian media heboh dengan kehadiran Bruce Lee dari Afghanistan. Dari TV Peru sampai Reuters ikut mempublikasikan.


Abbas Alizada, demikian nama pemuda berusia 20 tahun itu, memposting foto-foto dan video-nya di Facebook dengan judul Bruce Lee Hazara. Ia berpose nyaris mirip dengan Bruce Lee, legenda film laga Hong Kong.

Foto-foto itu diposting dari kios internet kecil di Kabul pekan ini. Alizada berharap kemiripan wajah dan tubuhnya dengan Bruce Lee menyita perhatian pengguna media sosial di seluruh dunia.

"Saya ingin menjadi juara di negara saya," ujar Alizada saat ditemui di Istana Darulaman Kabul, tempat dia berlatih double stick (nunchaku), dua kali sepekan.

Ada foto-foto Bruce Lee di tempatnya berlatih. Ia juga memotong rambutnya seperti Bruce Lee. Ia melakukan push up dengan ujung jari, dan melakukan sparing dengan dua mitra latih tandingnya.

Sabtu, 06 Desember 2014

Jerman Menangisi Kepergian Gadis Muslim Ini



Jerman berduka melepas kepergian seorang gadis muda berusia 23 tahun. Sekitar 3.000 orang menghadiri upacara pemakamannya, menyalatkan jasadnya di Waechtersbach di negara bagian Hesse, dan mengantarnya ke peristirahatannya yang terakhir. Doa dari berbagai latar belakang agama dan kepercayaan terlantun untuk ketenangan arwahnya.
Dubes Turki untuk Jerman, juga Gubernur negara bagian Hessen, Volker Bouffier ada dalam daftar pelayat. Karangan bunga dengan tulisan sayang, 'Kau akan selalu di hati kami' bertebaran.
Tugce Albayrak -- nama almarhumah -- bukan artis, ia juga tak masuk kategori selebritis. Keberaniannya lah yang membuat rakyat Jerman menangisi kematiannya. Menganggapnya sebagai pahlawan.
Albayrak meninggal dunia Jumat 28 November 2014 lalu. Kematian yang menggegerkan Jerman.
Semua bermula pada Sabtu 15 November 2014 lalu. Tugce Albayrak tak tinggal diam saat mendengar teriakan minta tolong dari sebuah toilet di restoran cepar saji di Kota Offenbach, dekat Frankfurt.
Suara teriakan itu berasal dari 2 perempuan yang mengalami pelecehan seksual dari sekelompok laki-laki.

Selasa, 25 November 2014

Dipicu Kasus Mike Brown, Demo anti-Rasial Landa 90 Kota di AS


Washington. Ribuan demonstran di 90 kota di Amerika Serikat (AS) turun ke jalan, menyusul keputusan grand jury tidak menuntut Darren Wilson, polisi kulit putih penembak Michel Brown, remaja kulit hitam.
Protes meletus, Senin (24/11) waktu setempat atau Selasa (25/11) WIB, setelah Jaksa Robert McCulloch membacakan keputusan grand jury. Ferguson, wilayah pinggiran St Louis, Missouri, memanas dan meluas ke kota-kota lain di seluruh AS.
Di New York, lalu-lintas di tiga jembatan; Brooklym, Manhattan, dan Triboro, di blokir. Daily Mail memberitakan pengunjuk rasa mencipratkan darah palsu ke Komisaris New York Police Department (NYPD) Bill Bratton di Times Squares.

Senin, 24 November 2014

Pengakuan Mantan Medrep: Banyak Apoteker Tertawa Melihat Resep si Dokter


JAKARTA -Ketika dokter sudah berada di genggaman perusahaan farmasi, yang terjadi adalah kekonyolan. Pasien akan menerima resep "tak masuk akal".
Namun, pasien tak berdaya karena ketidaktahuannya. Kerja sama atau KS antara perusahaan obat dan dokter itu seperti ijon. Dokter menerima uang atau hadiah di depan yang harus dikembalikan hingga empat kali lipatnya. Pengembalian dilakukan lewat kewenangan dokter dalam menulis resep.
Apabila seorang dokter telah diberi uang Rp 200 juta oleh sebuah perusahaan farmasi, maka ia harus meresepkan obat dari perusahaan farmasi itu senilai Rp 800 juta.
Jangka waktunya tidak terbatas, bisa dua bulan, tiga bulan, enam bulan, ataupun setahun.
Saat seorang dokter menjalin kerja sama dengan perusahaan farmasi yang diwakili oleh medical representative atau medrep, dokter itu akan diawasi. Medrep mengunci apotik-apotik rujukan sang dokter sehingga perusahaan obat bisa memantau progres kerja sama.
Menurut seorang mantan medrep, pola kerja sama perusahaan farmasi dan dokter ataupun rumah sakit, sudah berlangsung lama di semua daerah di Indonesia.

Selasa, 18 November 2014

Laksamana Muslim Cheng Ho Temukan Benua Amerika Sebelum Columbus


Amerika Serikat. Mantan komandan Angkatan Laut Inggris dan pakar kelautan, Kevin Manzis, menyebutkan hasil risetnya bahwa kuat kemungkinan yang pertama kali menemukan benua Amerika adalah Laksamana Cheng Ho, bukan Christopher Columbus.
Manzis dalam bukunya yang berjudul ‘1412’ menguatkan kesimpulannya dengan menyebutkan bahwa peta kuno yang ditulis awak kapal Cheng Ho dibuat tahun 1423. Manzis juga menyebutkan adanya kemiripan DNA antara penduduk asli Selatan dengan penduduk China.
“Laksamana Muslim Cheng Ho dan rombongannya yang telah menemukan benua Amerika sebelum Columbus dalam perjalanan lautnya ke Barat antara tahun 1421 dan 1423,” ungkap Manzis.
Sebagaimana dikutip Islam Memo (18/11/2014), pendapat bahwa petualang muslim yang menemukan benua Amerika 314 tahun sebelum Columbus kembali mengemuka setelah Presiden Turki, Recep Tayep Erdogan, menyampaikan hal itu dalam sebuah sambutannya baru-baru ini.

Sabtu, 25 Oktober 2014

Gayatri, Si ‘Anak Ajaib’ yang Menguasai 14 Bahasa Asing itu Telah Tiada


Ambon. Diusianya yang masih sangat belia, Gayatri Wailissa (17 tahun) telah menunjukkan diri sebagai sosok remaja yang luar biasa. Gayatri menguasai 14 bahasa asing yakni, Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Prancis, Korea, Jepang, India, Rusia, Thailand dan Filipina.
Gayatri juga memiliki bakat dan prestasi dalam banyak bidang lain. Di waktu luangnya, Gayatri aktif diberbagai bidang, di antaranya instruktur teater, penyiar radio, penerjemah bahasa, dan bahkan menulis berbagai karya sastra. Ia juga pernah meraih medali perunggu dalam Olimpiade Sains Astronomi 2012.
Gayatri menjadi wakil Indonesia untuk Duta Anak tingkat ASEAN. Ia bahkan menjadi delegasi tunggal Indonesia yang mewakili Konferensi ASEAN tahun 2012 di Thailand dan delegasi tunggal (anak) Indonesia dalam konferensi ASIA-Pasifik tahun 2013 di Nepal.
Di konferensi tersebut, Gayatri kerap mempresentasikan isu-isu dan solusi terkait permasalahan anak.

Popular Posts