Selasa, 20 Mei 2014

Kasus Korupsi Trans Jakarta, Ada Jenderal Tekan Jaksa Agung untuk Selamatkan Jokowi ?


Ada informasi baru terkait kasus pengadaan bus Transjakarta rusak (berkarat) yang ditangani Kejaksaan Agung.
Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arif Poyuono, yang mengungkapkannya. 
Kepada Rakyat Merdeka Online, Arif menjelaskan bahwa mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI, Udar Pristono, meminta perlindungan dan bantuan hukum kepada pihaknya dalam menjalani persidangan bus Transjakarta nanti.
"Iya benar, Pak Udar meminta kami membantu Beliau mengungkap kasus ini. Karena dalam kasus ini seolah-olah Pak Udar dijadikan sebagai satu-satunya tersangka. Padahal, tidak demikian," ujar Arif saat dihubungi, Selasa (20/5).
Dari keterangan Arif diperoleh bahwa dokumen penting tentang tanda bukti transfer uang sudah diamankan oleh pengurus Federasinya. Bahkan, dikumpulkan bukti pengakuan Udar melalui keluarganya yang menyebutkan bahwa Udar ditekan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk meloloskan PT Saptaguna Dayaprima sebagai pemenang tender dan me-mark up pengadaan busway dari 140 ribu dolar AS/unit menjadi 345.608 dolar AS/unit.

Senin, 19 Mei 2014

Kivlan dan Prabowo Dukung Habibie, Cegah Benny Jadi Presiden


Mayjen (Purn) Kivlan Zein gusar. Dia merasa kok sepertinya dirinya dan Letjen (Purn) Prabowo Subianto ditulis BJ Habibie sebagai orang yang tidak mendukungnya naik menjadi presiden. 
Padahal, dari awal keduanya mendukung Habibie dan berusaha mencegah Jenderal Benny Moerdani menjadi presiden. 
"Saya kupas nanti bagaimana Habibie bisa menjadi wapres, kemudian menjadi presiden, supaya dia tahu kita back up dia. 
Agar kita tahu mengapa dia mengambil keputusan seperti itu terhadap kita dan Prabowo yang mendukung dia. Tapi, mengapa Habibie tak berdaya untuk membela kita. Tapi saya bilang, kalau tak berdaya membela kita janganlah pula kita ditendang begitu," kata Kivlan. 
Pernyataan Kivlan ini disampaikan dalam diskusi Kontroversi Mei 98 di Institute for Policy Studies, di Jl. Penjernihan IV No 8, Jakarta, Selasa (3/10/2006) kemarin. Diskusi ini digelar secara tidak langsung menanggapi buku 'Detik-detik yang Menentukan' tulisan Habibie. 
Menurut dia, peristiwa jatuhnya Soeharto dan naiknya Habibie menjadi presiden, sebenarnya merupakan pertarungan antara kanan dan kiri. "Yang kiri itu Kristen, yang kanan itu Islam. Ada yang mengatakan kiri itu nasionalis, yaitu kubu Benny Moerdani dan Pak Harto," ujar Kivlan yang sudah biasa ceplas-ceplos itu. 

Jumat, 16 Mei 2014

Fahri Hamzah dan Hidayat Nur Wahid masuk daftar Top 50 Peraih Suara Terbanyak Caleg DPR RI


JAKARTA - Siapa saja yang masukan daftar Top 50 Peraih Suara Terbanyak Caleg DPR RI?
Kami menyajikan daftar tersebut berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pemilu legislatif 2014 menghasilkan 560 anggota DPR RI terpilih.
Menurut hasil rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU, caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bernama Karolin Margaret Natasa, putri Gubernur Kalimantan Barat, berada pada ranking pertama raihan suara terbesar.
Sementara Fahri Hamzah dan Hidayat Nur Wahid dua politisi dari PKS masuk dalam Daftar Top 50 Peraih Suara Terbanyak Caleg DPR RI di atas pada peringkat 33 dan 38 (Tambahan-pen).

Kamis, 15 Mei 2014

Bangkrut, Hidup Mike Tyson Lebih Menyenangkan


Mantan juara dunia tinju kelas berat, Mike Tyson, mengatakan kehidupannya jauh lebih baik saat ini. Padahal, mantan petinju yang dijuluki "Si Leher Beton" itu mengaku sudah bangkrut.
Hal tersebut diungkapkan aktor Hollywood yang juga sahabat Tyson, Jamie Foxx. Seperti dikutip dari ABC News, pemeran film "Ray" dan "Django Unchained" itu mengaku sempat berbincang dengan Tyson di Miami, Amerika Serikat. Foxx mengatakan kehidupan Tyson jauh lebih baik saat ini.
"Kami bertemu dan saya bertanya mengenai kabarnya. Dia bilang, 'Saya senang. Semuanya berkat Allah, teman. Saya tidak punya uang, jadi saya senang. Tidak ada orang yang menginginkan sesuatu dari saya'," ujar Foxx menirukan pernyataan Tyson.
Foxx mengaku sedih ketika Tyson mengatakan telah bangkrut. Pasalnya, mantan petinju yang punya rekor bertanding 50 menang (40 menang KO), 6 kalah dan 2 no contest itu adalah petinju idola Foxx.

Kamis, 08 Mei 2014

Sebuah Kisah Indah Keluarga Australia Kembali Pada Islam


Semoga Allah memberi mereka semua perlindungan hingga sampai ke Jannah-Nya, aamiin…
“Kedua orang tua saya adalah Aussie, mereka bercerai ketika saya masih kecil karena ayah amat kasar. Kami masih memiliki masalah dengan dia. Saya belum melihatnya atau berbicara dengannya dalam 12 tahun terakhir. Mama memiliki empat anak dari dia…”, sister memulai bercerita.
Setelah perceraian, ibunya berteman dengan seorang muslim Lebanon. Kemudian menuju kedekatan hubungan, mereka hidup bagai suami-istri, kebiasaan di Australia. 
“Ini seperti masa berlatih dan mereka memiliki adik bungsu saya. Mereka selalu on-off , sering bertengkar, namun berbaikan kembali… Lelaki itu katanya banyak berbohong, dan dia berselingkuh. 
Jadi ibuku ‘putus’ dengan dia lalu melanjutkan hidupnya. Ibuku benar-benar lembut hati”, sambungnya.
Mereka ini tidak tahu banyak tentang Islam. “Kita semua paling tahu adalah Ramadhan dan eid… Namun saya diajarkan untuk menjadi Katolik yang cukup religious. Saya dididik untuk pergi ke studi Alkitab dan segala sesuatu terkait hal itu. Tetapi semakin saya belajar, semakin bingung jadinya.”

Senin, 28 April 2014

Menghitung Kursi Dewan




Selama perjalanan menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) Kabupaten Pati dari PKS Dapil Pati, ada banyak pertanyaan yang diajukan oleh kawan kawan. 
Yang paling sering adalah : "Berapa suara minimal Pak Kus untuk menjadi seorang Anggota Dewan ? ". 
Jawaban yang paling sering saya ungkapkan adalah : "Untuk paling aman man ya di atas 10 ribu suara, atau 6 ribu lah, di bawah ini ya bisa jadi juga bisa tidak. 
Berdasarkan data pemilu 2009, karena saya waktu itu caleg di Dapil Pati 3 saya paparkan contoh contoh yang menjelaskan jawaban saya tadi. Ada yang jumlah suaranya 1300 dari PKS dia biasa jadi Dewan tetapi pada saat yang bersamaan ada yang 4000 suara dari Partai lain tidak lolos jadi Dewan. 
Dan mereka bertanya lagi : "Kok bisa ?". 

Minggu, 20 April 2014

Kisah Heroik ‘Pahlawan Cantik’ yang Korbankan Nyawa Demi Selamatkan Penumpang Feri Sewol


Park Ji-young (22), awak kapal feri Sewol 
Seoul.  Beberapa korban selamat di kapal terbalik Sewol di Korea Selatan tak akan pernah melupakan jasa seorang awak kapal perempuan. Sebab karenanya mereka terselamatkan. 
Namun, tragisnya, mereka berutang nyawa. Si cantik yang menyelamatkan mereka justru meninggal dunia
Dilansir dari Korea Herald, Jumat (18/4/2014), awak kapal cantik itu bernama Park Ji-young. Usianya 22 tahun, masih terlalu muda untuk mati.
Ji-young dilaporkan bertindak profesional saat Kapal Sewol yang mengangkut 476 orang terbalik dan karam ketika menempuh rute Incheong-Pulau Jeju, Rabu 16 April 2014 lalu. Ia berjuang untuk memastikan semua penumpang di dek ketiga dan keempat Sewol, mengenakan jaket dan menemukan jalan keluar.

Berawal dari jeritan minta tolong ketakutan para penumpang Sewol, Park disebutkan mendatangi mereka satu per satu, ia lalu mengarahkan mereka yang berlarian mencari jalan keluar dari kapal itu. ‘Pahlawan cantik’ itu membantu beberapa penumpang kapal menyelamatkan diri, dari bencana maritim terburuk di negara itu sejak tahun 1993.
Ia bahkan tak mempedulikan kondisinya yang tak sama sekali mengenakan jaket penyelamat. “Saya berulang kali bertanya mengapa dia tidak menjadi orang pertama yang memakai jaket pelampung. Park hanya mengatakan dia akan keluar dari kapal, setelah memastikan semua penumpang keluar. Park mengatakan ‘kru termasuk aku akan menjadi yang terakhir (untuk menyelamatkan diri)’,” kata salah satu korban selamat kepada media.

Sabtu, 29 Maret 2014

Edukasi Pemilih Pemula utk siswa/i SMA/K se-Kab. Pati

Pendidikan politik bagi Pemilih Pemula tidak didapatkan di sekolah sekolah formal di Indonesia, sehingga para pemilih pemula ( Siswa siswi SLTA ) menjadi Buta Politik. 
Jangan heran kalau ada tayangan di televisi yang mengatakan bahwa masyarakat kita terutama Pemilih Pemula tidak mengetahui Kapan Pemilu diadakan, Berapa Partai Politik Peserta Pemilu dan Kapan Pemilihan Presiden.
Untuk menjembatani hal hal di atas, FPP Insan Cendekia bekerjasama dengan KPU Kab. Pati & Dinas Pendidikan Kab. Pati menyelenggarakan acara Edukasi Pemilih Pemula utk siswa/i SMA/K se-Kab. Pati untuk menghadapi Pemilu 9 April 2014 pada hari sabtu tanggal 29 Maret 2014. 
Berikut ini foto foto kegiatannya :

Simulasi pencoblosan dlm Edukasi Pemilih Pemula





















Popular Posts