Tampilkan postingan dengan label Swedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Swedia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 September 2013

Makin Ragu akan Agamanya, Malcolm Masuk Islam


MENGAPA seorang anak muda berhaluan kiri dari salah satu negara di dunia yang paling sekuler dan liberal memilih untuk menjadi seorang Muslim yang shaleh?
Malcom adalah seorang guru musik di Stockholm, Swedia. Sepanjang hidupnya, ia selalu mencari kebenaran dari agama.
“Saya tidak pernah meragukan keyakinan saya,” katanya kepada saat kunjungannya ke Beirut suatu kali. “Rasanya saya seperti memiliki iman yang sama sepanjang waktu, tapi rasanya begitu rapi dirumuskan dalam Islam.”.
“Saya merasa sangat nyaman sebagai seorang Muslim …. Kita makhluk sosial dan kita ingin merasakan rasa memiliki,” katanya. “Jika tidak klan, mungkin sebagai suatu bangsa atau tim sepak bola. Bagi saya adalah baik untuk memiliki sesuatu yang dimiliki, tapi tidak dalam sebuah bangsa tertentu atau tim sepak bola.”
Tumbuh di tengah lingkungan mayoritas Protestan, Malcolm semakin hari semakin ragu tentang agama yang ia anut selama itu.
Ia mulai mempelajari agama-agama yang berbeda dan membaca teks filsafat. Dia merasa tertarik pada Islam dan terpesona oleh ajarannya, terutama ilmu pengetahuan yang ada dalam Islam.
Dia menggunakan internet untuk belajar tentang Islam dan Qur’an, menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer belajar bagaimana membaca Quran dan menghafal bagian-bagiannya.

Senin, 17 Juni 2013

Polisi Wanita Muslim di Inggris Saja Berjilbab


Kalau negara 2 non Muslim seperti Inggris, Swedia, Australia, dsb membolehkan polisi wanita Muslim berjilbab, sementara di Indonesia yg mayoritasnya Muslim dilarang, ini aneh. Padahal aturan manusia itu kan bisa dibuat/dirubah dengan mudah. Tidak boleh melanggar aturan Allah.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Agus Rianto menjelaskan, peraturan seragam Polri tentunya tak bisa dilanggar oleh anggota Polri. “Ya ini masalahnya aturan, kalau belum sesuai aturan yang tidak diperkenankan,”ujarnya, Selasa (11/6).

Jumat, 25 Januari 2013

Monica Granath, Wanita Swedia Masuk Islam karena Dongeng

Sejak kanak-kanak ia menyukai dongeng-dongeng Timur Tengah, termasuk kisah Aladin, Monica Granath sebenarnya mulai mengenal Islam, dari situlah persinggungan imannya terhadap Islam bermula.
“Saya selalu tertarik pada budaya yang berbeda, saya suka bepergian dan suka belajar bahasa. Ketika saya masih kecil, saya gemar berdandan sebagai putri Arab, seperti di dongeng Aladin,” katanya.

Senin, 04 Juni 2012

Pidato Hasyim Muzadi Presiden WCRP

"Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti karena laporan dari dalam negeri Indonesia. Selama berkeliling dunia, saya belum menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.
Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam.

Popular Posts