Jumat, 15 Maret 2013

Tiga Cerita Sejarah, Modal Mengukir Sejarah Kemenangan


 Muhammad Anis Matta, Lc
Jika kita ingin mengukir cerita sejarah kita, cobalah berimanijinasi, menghayal. Hayalkan semua cerita yang akan kita wariskan kepada anak-anak kita, cucu-cucu kita, kepada orang yang datang sesudah kita. Mungkinkah cerita itu suatu waktu akan menjadi tema khutbah generasi yang akan datang? Mungkinkah cerita itu akan menjadi catatan sejarah yang akan dibaca oleh puluhan tahun generasi yang akan datang? Itulah cerita yang harus kita buat, cerita yang akan menjadi kenangan, dan sekaligus menjadi amal yang akan mengantarkan kita masuk surga.
Untuk itu, mari kita kenang tiga cerita sejarah ini:

Rabu, 06 Maret 2013

CIA, PKI dan PKS

Keterlibatan Agen Intelijen Amerika (CIA), dalam keruntuhan sebuah partai besar di Indonesia, bukanlah kisah mengada-ada. Dalam kasus PKI (Partai Komunis Indonesia), John Roosa dalam bukunya Dalih Pembunuhan Massal (terbit 2008) membuktikan keterlibatan tersebut secara ilmiah. Pada bab VI buku yang edisi Inggrisnya diterbitkan The University of Wisconsin Press, Madison, USA (2006) itu, terurai bagaimana keterlibatan Amerika Serikat (CIA) hingga berujung pada kehancuran partai berlambang palu arit. Dari pembukaan bab VI itu saja telah terbayang peranan Amerika Serikat di sana. Di pucuk bab itu diletakkan kutipan pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Howard P. Jones (HPJ), pada 10 Maret 1965.

Senin, 04 Maret 2013

Ilmu Politik dalam Hadits Nabi

82 – [Imam Bukhari berkata]: telah menceritakan kepada kami Sa’id bin ‘Ufair, ia berkata: telah menceritakan kepadaku Al-Laits, ia berkata: telah menceritakan kepadaku ‘Uqail, dari Ibnu Syihab, dari Hamzah bin Abdullah bin ‘Umar, bahwasanya Ibnu Umar berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: 

Minggu, 03 Maret 2013

Beragama dan Berpolitik di Indonesia

Islam merupakan agama yang rahmatan lil ‘alamin, salah satu bentuk rahmat Islam adalah dengan ajarannya yang komplit, universal, relevan dan komprehensif di manapun dan kapan pun. Bahkan rahmat Islam itu tidak semata hanya dicurahkan kepada pemeluknya saja, melainkan juga kepada seluruh makhluk di muka bumi ini, sebagaimana telah disinyalir dalam Al-Qur’an Surat al anbiya’ “dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. (Al-Anbiya’:107)
Dalam kaitannya dengan masalah politik dan hidup bernegara, Islam memandangnya sebagai unsur integral dalam kehidupan manusia. Karena itu, tidak salah jika kita mengatakan Al-Islam dinun wa daulah (Islam sejatinya adalah agama sekaligus negara atau politik), Al-Islam ‘aqidah wa qanun (Islam adalah sebuah kepercayaan yang berdasarkan undang-undang).

Sabtu, 02 Maret 2013

Kepemimpinan Para Pembelajar

Islamedia - Umar Bin Khattab termenung lama. Lama sekali. Apakah ini kebaikan atau musibah? Begitu ia bertanya pada dirinya sendiri tentang fenomena kemenangan–kemenangan besar yang ia peroleh. Tiba-tiba ia tersadar bahwa eranya terlalu jauh berbeda dengan era kedua pendahulunya: Rasulullah SAW dan Abu Bakar As-Siddiq.
Di era Umar teritori Khilafah menjadi lebih dari 18 negara kalau dikonversi dengan era sekarang. Populasi umat Islam juga bertambah begitu pesat.

Jumat, 01 Maret 2013

Keterpaduan Langkah Dakwah



Target akhir dakwah kita adalah nasyrul hidayah (menyebarkan petunjuk) dan li i’laai kalimatillah(meninggikan kalimah Allah), hatta laa takuuna fitnatun wayakuunaddiinu kulluhu li-Llah (supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah). Jangan lupakan target akhir ini.
Amal khoiri yang pendekatannya kesejahteraan, jangan dianggap sebagai ghayah (target akhir), itu sasaran antara saja. Memang dia suatu anjuran dari Allah, tapi dia sasaran antara dari segi dakwah, diharapkan melalui ihsan kita menghasilkan penyikapan dan sambutan yang khoir. Hal jazaul ihsan illal ihsan, tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula. Tapi ihsan kita, operasi mewujudkan kesejahteraan itu jangan dianggap tujuan akhir. Negara-negara Eropa itu adalah Negara yang sejahtera hidupnya. Tapi 50% penduduknya atheis.

Kamis, 28 Februari 2013

Delapan Pelajaran Dakwah dari Kisah Yusuf

 
 
Sayyid Qutb menyatakan dalam tafsirnya Fi Zhilalil Qur’an, bahwa satu-satunya surah yang Allah turunkan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pada masa-masa sulit dalam sejarah dakwah dan kehidupannya, adalah Surah Yusuf. Surah ini diturunkan antara ‘amul huzni (tahun duka cita karena kematian Abu Thalib dan Khadijah) dan antara baiat Aqabah pertama yang dilanjutkan dengan Baiat Aqabah kedua. Pada saat itu selain mengalami kesedihan karena ditinggal dua orang yang menjadi sandarannya, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam juga mengalami kesedihan akibat pengasingan dan keterputusan hubungan di tengah-tengah masyarakat Quraisy.

Perubahan Selalu Bising: 'BJB Case & Thariq bin Ziyad'



“Change will not come if we wait for some other person, or if we wait for some other time. We are the ones we’ve been waiting for. We are the change that we seek.” (Barack Obama)

Tak dapat disangkal, saat ini banyak orang menyenangi kata “perubahan”. Tapi apakah mereka mengerti konsekuensi-konsekuensi dari perubahan? Rasanya belum tentu. Masih banyak orang yang berpikir change atau perubahan adalah “ganti orang” atau ganti pimpinan. Maka tak aneh bila kata “perubahan” bukan cuma laku dalam dunia usaha, melainkan juga dalam pilkada atau pemilu.

Rabu, 27 Februari 2013

Sebagian dari Keajaiban Al-Qur'an


Abdullah bin Muslim bin Qutaibah (dalam kitab Ta’wil Musykilil Qur’an) berkata:
Segala puji bagi Allah yang telah menggariskan manhaj kebaikan, dan memberi hidayah kepada kita dengan cahaya Al-Qur’an “yang Dia tidak mengadakan kebengkokan padanya” (Q.S. Al-Kahfi: 1), justru menurunkannya sebagai bimbingan yang lurus, detail, dan jelas,

Popular Posts